Beberapa kali saya mengikuti pelatihan atau retreat mulai dari meditasi, pembabaran Dharma hingga pelafalan enam suku kata Om Mani Padme Hum. Ternyata pelafalan ini membawa manfaat dan membantu kita berkonsentrasi. Sebenarnya apakah Om Mani Padme Hum itu?
Dengan menutup pintu terhadap enam alam, Mantra ini membebaskan para mahluk hidup dari penderitaan agar terlahir kembali di Tanah Suci Buddha.
Om menutup pintu terhadap penderitaan karena terlahir kembali di alam dewa. Penderitaan para dewa muncul karena kemampuan mereka meramalkan kejatuhan mahluk dari alam dewa. Penderitaan ini berasal dari kesombongan. Selain itu verbalisasi dari OM, dapat memberikan ketenangan karena memberikan resonansi ke seluruh tubuh.
Ma menutup pintu terhadap penderitaan karena terlahir kembali di alam mahluk halus yang gemar berperang (asura). Penderitaan para asura ini adalah karena pertengkaran terus menerus. Penderitaan ini berasal dari rasa iri.
Ni menutup pintu terhadap penderitaan karena terlahir kembali di alam manusia. Manusia menderita karena lahir, sakit, tua, mati. Penderitaan ini berasal dari napsu keinginan.
Pad menutup pintu terhadap penderitaan karena terlahir kembali di alam binatang. Penderitaan binatang adalah kedunguan, saling memangsa, dibunuh manusia untuk diambil kulitnya, dagingnya, dll. Dan menjadi hewan pengemban beban. Penderitaan ini berasal dari kebodohan batin.
Me menutup pintu terhadap penderitaan karena terlahir kembali di alam mahluk halus kelaparan. Penderitaan dari mahluk halus kelaparan ini adalah rasa lapar dan dahaga. Penderitaan ini berasal dari keserakahan.
Hum menutup pintu terhadap penderitaan karena terlahir kembali di alam neraka. Penderitaan neraka adalah rasa panasa dan dingin. Penderitaan ini berasal dari kemarahan atau kebencian.
(Sumber: Mantra Enam Suku Kata Om Mani Padme Hum. Mula, Makna dan Manfaat, H.E. Drubwang konchok Norbu Rinpoche)












