
Memilih untuk tidak memakan daging dapat menjadi salah satu solusi kesehatan di masa modern ini. Menurut penelitian bahwa manusia sebetulnya bukan mahluk pemakan daging ditilik dari struktur lidah dan giginya sebagai alat bantu cerna. Kesukaan akan daging menyebabkan kita lupa mengkonsumsi mineral dan vitamin yang datang kebanyakan dari sayur dan buah. Piramida makanan yang pada semasa melibatkan daging dan ikan sebagai protein saat ini telah diubah oleh berbagai organisasi kesehatan dunia. Bahwa protein nabati lebih baik dan tidak mengundang kolestrol, asam urat dan berbagai penyakit turunan yang dapat disebabkan. Memakan sayur sayuran telah dibuktikan secara ilmiah akan memperpanjang umur seseorang.
Dari segi cinta kasih, dengan bervetarian kita sebagai umat Buddha maupun non Buddha juga telah mengamalkan kasih sayang terhadap binatang. Karena dengan begitu kita telah memilih untuk mengurangi pembunuhan tidak langsung terhadap hewan hewan yang kemudian kita jadikan santapan. Dengan mengurangi makan daging kita juga akan membantu penghematan air dan tumbuh tumbuhan yang dikonsumsi oleh ternak. Karena itu muncul logo Go green,. Go vegetarian.
Dalam kehidupan sehari hari kita juga manusia dapat tidak memakan daging selama hidupnya namun tidaklah mungkin untuk tidak memakan tumbuh tumbuhan untuk bertahan hidup. Gaya hidup vegetarian juga telah menjadi gaya hidup umum di sejumlah negara seperti Taiwan, Bhutan, Amerika Serikat, Kanada, Jerman, Prancis dan beberapa negara Asia Tenggara. Indonesia walaupun belum semaju negara negara lain dalam promosi vegetarian namun sudah mulai berkembang dengan beberapa media yang terus menggalakkan kehidupan sehat tanpa daging. (my)












