Home Dharma Mahayana

Mahayana

Ta Pei Cou

Ta Pei Cou

Ta Pei Cou atau yang disebut dengan Mantra Maha Karuna Dharani merupakan mantra yang tergemilang. Mantra ini sangat sering dilafalkan, bahkan boleh dibilang selalu dikuncarkan dalam setiap kesempatan. Sebagian besar umat Buddhis Mahayana mengetahui bahwa Mantra ini merupakan mantra yang dibacakan untuk mereka yang menderita sakit atau sedang bermasalah. Namun, tahukah kita bahwa mantra ini sebenarnya merupakan penggalan kalimat, semacam prosa yang menggambarkan sujud kita kepada perwujudan Bodhisatva, di antaranya Avalokitesvara. Itulah sebabnya kadang umat Buddha mengasosiasikan mantra ini dengan kewelasasihan Bodhisatva yang sering disebut Dewi Kwan Im ini.

Sebagai pembuka mantra, kalimat pertama berisi Na Mo Hua La Ta Na To La Ye Ye yang artinya Bersujud kepada  Sang Triratna Buddha, Dharma  dan Sangha. Inilah penampilan Avalokitesvara. Yang lalu dilanjutkan dengan  Na Mo O  Li Ye (Bersujud kepada Yang Arya. Inilah penampilan Avalokitesvara Bodhisattva “Roda semua kemauan tercapai”). Keseluruhan kalimat ini berjumlah seratus delapan. Angka 108 dalam Buddhisme memang memiliki arti yang sakral. Seperti juga jumlah biji tasbih dalam suatu rangkaian, angka ini menggambarkan nominal Arahat yang selalu menyimbolkan kesucian.

Last Updated ( Saturday, 24 July 2010 15:30 )

Read more...
 

Sejarah Aliran Buddhis Mahayana

Sejarah Aliran Buddhis Mahayana

Agama Buddha Mahayana juga dikenal dengan Boddhisattvayana, adalah salah satu aliran utama dalam penyebaran agama Buddha. Perlu dicatat bahwa tidak ada perbedaan mendasar di antara ajaran Mahayana, Theravada dan Hinayana. Yaitu prinsip pengajaran bahwa adanya Anicca, Dukkha, Anatta , Sila, Empat Kesunyataan Mulia, Delapan Jalan Tengah,

Last Updated ( Tuesday, 08 June 2010 16:11 )

Read more...