
Ta Pei Cou atau yang disebut dengan Mantra Maha Karuna Dharani merupakan mantra yang tergemilang. Mantra ini sangat sering dilafalkan, bahkan boleh dibilang selalu dikuncarkan dalam setiap kesempatan. Sebagian besar umat Buddhis Mahayana mengetahui bahwa Mantra ini merupakan mantra yang dibacakan untuk mereka yang menderita sakit atau sedang bermasalah. Namun, tahukah kita bahwa mantra ini sebenarnya merupakan penggalan kalimat, semacam prosa yang menggambarkan sujud kita kepada perwujudan Bodhisatva, di antaranya Avalokitesvara. Itulah sebabnya kadang umat Buddha mengasosiasikan mantra ini dengan kewelasasihan Bodhisatva yang sering disebut Dewi Kwan Im ini.
Sebagai pembuka mantra, kalimat pertama berisi Na Mo Hua La Ta Na To La Ye Ye yang artinya Bersujud kepada Sang Triratna Buddha, Dharma dan Sangha. Inilah penampilan Avalokitesvara. Yang lalu dilanjutkan dengan Na Mo O Li Ye (Bersujud kepada Yang Arya. Inilah penampilan Avalokitesvara Bodhisattva “Roda semua kemauan tercapai”). Keseluruhan kalimat ini berjumlah seratus delapan. Angka 108 dalam Buddhisme memang memiliki arti yang sakral. Seperti juga jumlah biji tasbih dalam suatu rangkaian, angka ini menggambarkan nominal Arahat yang selalu menyimbolkan kesucian.
